Innalilahi
wainnailaihi roji’un
Sukhoi SuperJet 100, pesawat penumpang buatan Rusia yang
kemarin jatuh di Gunung Salak.
Sebelumnya pesawat ini udah ngunjungiin Myanmar, Pakistan dan Kazakhstan. Abis dari Jakarta, rencananya pesawat ini akan ke Laos dan Vietnam
Awalnya, pesawat ini Cuma pengen nyelenggarain Joy Flightnya yang kedua, sebelumnya udah Joy Flight sekali. Berangkatnya
dari Bandara Halim, mau ke Pelabuhan Ratu, Rutenya ngelewatin Gunung Salak, padahal Gunung Salak itu
cukup berbahaya buat penerbangan
Ada sekitar 50 penumpang yg ikut pesawat ini
Waktu pertama kali gua ngeliat berita ini, gua bener-bener
kaget. Bukan karena keluarga gua jadi korban, tapi gua kaget karena ini kan
pesawat baru, lagi dipromosiin pula! Kenapa harus jatoh? Padahal udah ngantongin sertifikat dari Eropa! Mungkin emang takdir
dari Allah
Pesawat ini sempet minta turun ketinggian dari ketinggian
10.000 kaki ke 6.000 kaki, padahal ketinggian yang aman itu sekitar 11.000
kaki. Setelah itu, Pesawat hilang kontak dan diberitakan jatuh di Gunung Salak.
Blackboxnya juga udah ketemu, ketemu sama KNKT Rusia
Setiap hari, setiap waktu, dari pagi sampe malem. Semua Berita
selalu ngomongin tentang Sukhoi yg jatoh ini. Mulai dari
penumpang-penumpangnya, sampe tentang pencarian korban Sukhoi yang sampe
tulisan ini gua tulis, udah diangkat 17 kantong mayat.
Pesawatnya juga ditemuin dalam kondisi yang hancur
berkeping-keping, palingan puing yang paling gede cuma sayapnya. Jatohnya juga
bukan di hutan-hutan, tapi di Jurang. Gk kebayang deh gimana tuh pesawat waktu
jatoh.
Katanya sih, jatohnya itu gara-gara badannya nabrak puncak
suatu bukit disitu.
Emang kalo lewat Gunung Salak kayaknya ngeri banget, udah
cuaca gampang berubah, kabut bisa dateng kapan aja, Gunungnya Terjal pula!
Tadinya, mantan Menteri Perumahan Rakyat, Suharso Monoarfa masuk dalam daftar manifest. Tapi kayaknya dia masih dikasih hidup sama Allah. Dia gak jadi naik deh.
Sebelum penerbangan, beberapa kru pesawat masih sempet buat
foto-foto di pesawat, nih beberapa fotonya:
Daftar penumpang-penumpangnya:
1. 1. Kornel M Sihombing (PTDI)
2. Edi Satrio (Pelita AIr)
3. Darwin Pelawi (Pelita Air)
4. Gatot Purwoko (Airfast Indonesia)
5. Budi Rizal (Putra Artha Dirgantara)
6. Syafruddin (Carpediem mandiri)
7. Andika Monoarfa (Sigap Dasa Perkasa)
8. Peter Adler (Sriwijaya Air/USA)
9. Herman Sulaji (Air Maleo)
10. Donardi Rahman (Avia Star)
11. Anton Daryanto (Indonesia Air Transport)
12. Suharso Monoarfa (Manhattan Group)
13. Arif Wahyudi (PT Trimarga Rekatama)
14. Aidar Bachsin (PT Catur Daya Prima)
15. Nam Tran (Esnecma/Prancis)
16. Rully Darmawan (Indo Asia)
17. Ahmad Fazal (Indo Asia)
18. Insan Kamil (Indo Asia)
19. Edward Edo (Indo Asia)
20. Ismie (Trans TV)
21. Aditya Sukardi (Trans TV)
22. Dody Aviantara (Majalah Angkasa).
23. D.N Yusuf (Majalah Angkasa)
24. Femy (Bloomberg)
25. Steven Kamachi (Indo Asia)
26. Capten Aan (Kartika)
27. Yusuf Ari Wibowo (Sky)
28. Maria Marcela (Sky/Italia)
29. Henny Stevani (Sky)
30. Mai Syarah (Sky)
31. Dewi Mutiara (Sky
32. Susana Fanela (Sky)
33. Nur Ilmawati (Sky)
34. Rossy Withan (Sky)
35. Anggi (Sky)
36. Aditya (Sky)
37. Yabloncev (Sukhoi/Rusia)
38. Kirkin (Sukhoi/Rusia)
39. Kochetkov (Sukhoi/Rusia)
40. Rakhimov (Sukhoi/Rusia)
41. Shvetsov (Sukhoi/Rusia)
42. Martishenko (Sukhoi/Rusia)
43. Grebenshikov (Sukhoi/Rusia)
44. Kurzhupova (Sukhoi/Rusia)
45. Salim K (Sky)
46. Ade Arisanti (Sky)
47. Raymond Sukando (Sky)
48. Santi (Sky)
49. Edy Saryoko (Gatary)
50. Ganis Arman Zuvianto (Indonesia Air Transport)
2. Edi Satrio (Pelita AIr)
3. Darwin Pelawi (Pelita Air)
4. Gatot Purwoko (Airfast Indonesia)
5. Budi Rizal (Putra Artha Dirgantara)
6. Syafruddin (Carpediem mandiri)
7. Andika Monoarfa (Sigap Dasa Perkasa)
8. Peter Adler (Sriwijaya Air/USA)
9. Herman Sulaji (Air Maleo)
10. Donardi Rahman (Avia Star)
11. Anton Daryanto (Indonesia Air Transport)
12. Suharso Monoarfa (Manhattan Group)
13. Arif Wahyudi (PT Trimarga Rekatama)
14. Aidar Bachsin (PT Catur Daya Prima)
15. Nam Tran (Esnecma/Prancis)
16. Rully Darmawan (Indo Asia)
17. Ahmad Fazal (Indo Asia)
18. Insan Kamil (Indo Asia)
19. Edward Edo (Indo Asia)
20. Ismie (Trans TV)
21. Aditya Sukardi (Trans TV)
22. Dody Aviantara (Majalah Angkasa).
23. D.N Yusuf (Majalah Angkasa)
24. Femy (Bloomberg)
25. Steven Kamachi (Indo Asia)
26. Capten Aan (Kartika)
27. Yusuf Ari Wibowo (Sky)
28. Maria Marcela (Sky/Italia)
29. Henny Stevani (Sky)
30. Mai Syarah (Sky)
31. Dewi Mutiara (Sky
32. Susana Fanela (Sky)
33. Nur Ilmawati (Sky)
34. Rossy Withan (Sky)
35. Anggi (Sky)
36. Aditya (Sky)
37. Yabloncev (Sukhoi/Rusia)
38. Kirkin (Sukhoi/Rusia)
39. Kochetkov (Sukhoi/Rusia)
40. Rakhimov (Sukhoi/Rusia)
41. Shvetsov (Sukhoi/Rusia)
42. Martishenko (Sukhoi/Rusia)
43. Grebenshikov (Sukhoi/Rusia)
44. Kurzhupova (Sukhoi/Rusia)
45. Salim K (Sky)
46. Ade Arisanti (Sky)
47. Raymond Sukando (Sky)
48. Santi (Sky)
49. Edy Saryoko (Gatary)
50. Ganis Arman Zuvianto (Indonesia Air Transport)
Maaf ya, gak ada foto korbannya. Gua gak tega uploadnya
Parahnya, seorang Pramugari di Rusia ngetawain Sukhoi
gara-gara kecelakaan ini di twitter. Walaupun dia udah minta maaf, trus ngapus
tweetnya itu. Tetep aja ketauan, abis itu dia langsung dipecat dari tempat dia
kerja.
#PrayForSukhoi






Tidak ada komentar:
Posting Komentar