Selasa, 15 Mei 2012

Final terDRAMATIS

Malam itu, 13 Mei 2012 jam 21:00.

Hari minggu, hari yang Perfect buat melepas penat setelah 6 hari beraktifitas

Malam harinya, akan ada 2 Pertandingan yang akan menentukan pemenang Liga Inggris, dan itu dipertandingkan dalam waktu yang sama!

Yaitu pertandingan Sunderland vs Manchester United dan Manchester City vs Queens Park Rangers
Pertandingan berlangsung di The Stadium Of Light (Sunderland) dan Etihad Stadium (Manchester City)

FA rupanya udah nyediain Panggung selebrasi juara di 2 tempat itu, karena Man. United & Man. City memperoleh poin yang sama dan hanya dibedakan oleh selisih 6 gol dengan Man. City memimpin

Jadi, MU harus menang supaya dapat mempertahankan gelar sebagai pemenang Liga Inggris dan mendapat gelar ke-20 kalinya

Sedangkan Man. City harus memenangkan Liga Inggris setelah 44 Tahun tidak pernah menang di Liga Inggris atau ini menjadi tahun ke-45 Man. City tidak mendapat gelar pemenang Liga Inggris

Secara teknis, duo Manchester ini sama-sama diunggulkan, apalagi Man. City bermain di kandang, sehingga kemungkinan besar Man City bakal menang

Kick-off pun dimulai

Pertandingan berlangsung menegangkan, hampir 5 kali gua bolak balik channel tv buat ngeliat 2 pertandingan ini

Sampai menit ke-20, MU membuka skor. GOL! Rooney mencetak gol pembuka yang menjadikan fans Man. City was-was. setelah itu, mental MU naik. Banyak peluang gol yang diciptakan MU sehingga membuat fans Man. City tambah was-was


Paling tidak, itu hanya sampai ke menit 39. Pendukung Man. City bersorak! Pablo Zabaleta mencetak gol di pertandingan itu.
Pendukung MU yang tadinya bersorak-sorak, mulai terlihat kecewa saat melihat Man. City berhasil memimpin 1-0 di Etihad Stadium. Social Media sangat berperan saat ini.

Pertandingan memasuki turun minum

Kick off babak 2

Pertandingan terasa sulit bagi MU, karena mereka harus mengejar selisih gol untuk menyaingi gol dari Man. City, atau harus berharap Man. City dikalahkan oleh QPR, minimal seri

Pertandingan semakin seru di babak ke-2

Apalagi ketika di menit ke-48, QPR menyamakan kedudukan menjadi 1-1, kali ini Djibril Cisse yang menjadi algojo.

Saat itu juga, Pendukung MU mendominasi suara di The Stadium Of Light dengan gembira karena MU kembali memimpin klasemen

Pertandingan Man. City kembali memanas ketika di menit 54, Barton melanggar Carlos Tevez. Barton pun dijatuhi kartu merah, yang menjadikan QPR harus bermain dengan 10 pemain.

Keputusan itu juga, membuat para fans MU panik. "Apakah QPR bisa menahan Man. City dengan 10 pemain?" setidaknya, begitu yang ada di pikiran para Fans MU.

Namun, keadaan berbalik pada menit ke-66. Mungkin karena Man. City terlalu meremehkan QPR yang bermain dengan 10 pemain. QPR pun menunjukan kalau mereka juga bisa mengalahkan Man. City. Jamie Mackie mencetak gol!

Fans MU yang berada di The Stadium Of Light semakin bersorak-sorak merayakan kemenangan yang hanya tinggal menunggu beberapa puluh menit lagi

Di lain Stadium, MU dari tadi udah ngeluarin semua jurus, dari kamehameha sampe rasengan (Maksudnya apaan nih?!)
sejak babak kedua dimulai, MU nggak nyetak-nyetak gol lagi, padahal banyak kesempatan emas. 
Mungkin, MU bakal dapet piala Liga Inggris yang ke-20 kalinya

Pertandingan menjadi semakin seru ketika menit menit akhir pertandingan, dimana MU masih memimpin Pertandingan sekaligus klasemen
sedangkan Man. City masih harus berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan yang hampir tidak mungkin untuk dikejar

Pertandingan memasuki menit ke 90
Tambahan waktu 3 menit di The Stadium Of Light, dan 5 Menit di Etihad Stadium

Fans MU sudah terlihat "kesenengan" dan menyiapkan selebrasi-selebrasi untuk kemenangan yang sudah di depan mata

sedangkan di Etihad Stadium, Fans City sudah terlihat kecewa karena sudah di menit 90, tapi skor masih 1-2 dengan kemenangan QPR

Dengan segala kemampuan yang tersisa, Man. City berusaha bangkit di 5 menit terakhir. Akhirnya, Edin Dzeko mencetak gol di menit 90+2. Semangat tim kembali naik.

Sementara di The Stadium Of Light, para fans MU kembali bergetar. Walaupun MU menang dalam pertandingan ini, mereka harus menunggu QPR memenangkan pertandingan agar bisa mendapatkan gelar pemenang Liga Inggris yang ke-20

Kembali ke Etihad Stadium. Pertandingan yang masih tersisa 1 menit lagi menjadi penentu Man. City, antara mencetak gol dan mengakhiri mimpi buruk selama 44 Tahun tidak memenangkan BPL, atau kembali memeberikan Trophy ke tim satu kotanya, Manchester United.

MU sudah merasa "diatas angin" karena dengan waktu 1 menit, Man. City mana mampu mencetak gol

Tapi, Waktu berkata lain, Dunia itu berputar, sama halnya dengan bola. Dan Man. City membuktikan itu. Dengan waktu yg tersisa beberapa detik lagi, Sergio Kun Aguero, Mencetak gol penentu kemenangan Manchester City di Liga Inggris 

The Stadium Of Light. Fans MU yang tadinya sudah bergembira, tiba-tiba menjadi surut ketika Man. City berhasil mencetak gol di saat paling akhir dalam pertandingan

Peluit panjang berbunyi di Etihad Stadium, yang menyisakan kekalahan bagi QPR 3-2, sekaligus membawa Man. City menjadi juara BPL setelah 44 tahun tidak juara

Bisa menang Piala Oscar nih! Best Drama in Football


Kejadian seperti ini pernah terjadi, tepatnya di tahun 1999 ketika Manchester United menghadapi Bayern Munich di Final Liga Champions

Saat itu, Bayern Munich sudah memimpin 1-0 atas Manchester United sampai pada menit 90
Tentu saja, Bayern Munich sudah di ambang kemenangan
Tapi saat itu Sir Alex Ferguson sudah memasukkan duo kartu AS nya, yaitu Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer

Di menit 90+1, Beckham menjadi penendang untuk corner kick. Bola telah ditendang, disundul oleh Sheringham. Tapi, bola masih bisa dibuang oleh Thorsten Fink.
Bola diterima oleh Ryan Giggs, dan langsung ditendang ke arah mulut gawang. Akan tetapi, bola malah mengarah ke Sheringham. Sheringham langsung menendang bola itu ke ujung bawah gawang dan GOL! kedudukan menjadi 1-1

Gol kedua terjadi di menit 90+3, dimana golnya juga bermula dari tendangan pojok. Bermula dari Beckham yang menendang ke arah Sheringham, dan Sheringham menyundulnya, bola mengarah ke Solskjaer.  Bola pun dipantulkan ke arah atas gawang dan menjadi GOL.

Seperti 2 pertandingan di atas, mereka mengajarkan kita untuk tidak menyerah walaupun kita sudah terdesak. Karena dengan semangat, kita bisa melewati apapun dengan mudah

Man Jadda Wajada: Siapa yang bersungguh-sungguh, maka dapatlah ia

Cogratulations Manchester City!                                     Sumber 1 Sumber 2 Sumber 3 Sumber 4

Salam Man Jadda Wajada
Syauka Syukra Jazila


2 komentar: