Syauka Syukra Jazila
Blognya Syauka Syukra Jazila yang pertama, isinya InsyaAllah seru!
Rabu, 26 Juni 2013
Minggu, 23 Juni 2013
Nyampe mana tuh yg part 1?
O iya, sekarang kita lanjutin...
Emg sih, di gerbong yg satu ini gk ada stop kontaknya, jadi
gw harus pinter-pinter make power bank dan, minjem power bank ke gerbong
sebelah
Perjalanan gw mulai dengan (tentunya) Bismillah. Di depan gw
ada ibu-ibu, abis gw ngobrol sana sini, akhirnya gw tau kalo dia mau ke madiun.
Yaudah lah, gw Cuma bisa berharap gw gk bosen gara-gara gk dapet temen ngobrol
Keberuntungan buat gw akhirnya dateng juga... Ada
bapak-bapak sama anaknya yg simpati sama gw
Gw dikasih tempat deket sama temen-temen gw,
alhamdulillah...
Selasa, 18 Juni 2013
Pare Day 1 (part 1)
Gw mau cerita nih ttg pengalaman gw di pare.
Jadi tuh ceritanya gw ke pare emg pengen ngisi liburan aja. Daripada di rumah diem kyk siput kelaperan-iya gk?
Yaudah kebetulan temen gw ada yg nawarin buat berangkat ke pare, yaudah langsung gw iya-in aja. Lagian juga kan rame-rame, jadi asik.
Minggu, 16 Juni 2013, Hari keberangkatan
Selasa, 15 Mei 2012
Final terDRAMATIS
Malam itu, 13 Mei 2012 jam 21:00.
Hari minggu, hari yang Perfect buat melepas penat setelah 6 hari beraktifitas
Malam harinya, akan ada 2 Pertandingan yang akan menentukan pemenang Liga Inggris, dan itu dipertandingkan dalam waktu yang sama!
Yaitu pertandingan Sunderland vs Manchester United dan Manchester City vs Queens Park Rangers
Pertandingan berlangsung di The Stadium Of Light (Sunderland) dan Etihad Stadium (Manchester City)
FA rupanya udah nyediain Panggung selebrasi juara di 2 tempat itu, karena Man. United & Man. City memperoleh poin yang sama dan hanya dibedakan oleh selisih 6 gol dengan Man. City memimpin
Jadi, MU harus menang supaya dapat mempertahankan gelar sebagai pemenang Liga Inggris dan mendapat gelar ke-20 kalinya
Sedangkan Man. City harus memenangkan Liga Inggris setelah 44 Tahun tidak pernah menang di Liga Inggris atau ini menjadi tahun ke-45 Man. City tidak mendapat gelar pemenang Liga Inggris
Secara teknis, duo Manchester ini sama-sama diunggulkan, apalagi Man. City bermain di kandang, sehingga kemungkinan besar Man City bakal menang
Kick-off pun dimulai
Pertandingan berlangsung menegangkan, hampir 5 kali gua bolak balik channel tv buat ngeliat 2 pertandingan ini
Sampai menit ke-20, MU membuka skor. GOL! Rooney mencetak gol pembuka yang menjadikan fans Man. City was-was. setelah itu, mental MU naik. Banyak peluang gol yang diciptakan MU sehingga membuat fans Man. City tambah was-was
Paling tidak, itu hanya sampai ke menit 39. Pendukung Man. City bersorak! Pablo Zabaleta mencetak gol di pertandingan itu.
Pendukung MU yang tadinya bersorak-sorak, mulai terlihat kecewa saat melihat Man. City berhasil memimpin 1-0 di Etihad Stadium. Social Media sangat berperan saat ini.
Pertandingan memasuki turun minum
Kick off babak 2
Pertandingan terasa sulit bagi MU, karena mereka harus mengejar selisih gol untuk menyaingi gol dari Man. City, atau harus berharap Man. City dikalahkan oleh QPR, minimal seri
Pertandingan semakin seru di babak ke-2
Apalagi ketika di menit ke-48, QPR menyamakan kedudukan menjadi 1-1, kali ini Djibril Cisse yang menjadi algojo.
Saat itu juga, Pendukung MU mendominasi suara di The Stadium Of Light dengan gembira karena MU kembali memimpin klasemen
Pertandingan Man. City kembali memanas ketika di menit 54, Barton melanggar Carlos Tevez. Barton pun dijatuhi kartu merah, yang menjadikan QPR harus bermain dengan 10 pemain.
Keputusan itu juga, membuat para fans MU panik. "Apakah QPR bisa menahan Man. City dengan 10 pemain?" setidaknya, begitu yang ada di pikiran para Fans MU.
Namun, keadaan berbalik pada menit ke-66. Mungkin karena Man. City terlalu meremehkan QPR yang bermain dengan 10 pemain. QPR pun menunjukan kalau mereka juga bisa mengalahkan Man. City. Jamie Mackie mencetak gol!
Fans MU yang berada di The Stadium Of Light semakin bersorak-sorak merayakan kemenangan yang hanya tinggal menunggu beberapa puluh menit lagi
Di lain Stadium, MU dari tadi udah ngeluarin semua jurus, dari kamehameha sampe rasengan (Maksudnya apaan nih?!)
sejak babak kedua dimulai, MU nggak nyetak-nyetak gol lagi, padahal banyak kesempatan emas.
Mungkin, MU bakal dapet piala Liga Inggris yang ke-20 kalinya
Pertandingan menjadi semakin seru ketika menit menit akhir pertandingan, dimana MU masih memimpin Pertandingan sekaligus klasemen
sedangkan Man. City masih harus berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan yang hampir tidak mungkin untuk dikejar
Pertandingan memasuki menit ke 90
Tambahan waktu 3 menit di The Stadium Of Light, dan 5 Menit di Etihad Stadium
Fans MU sudah terlihat "kesenengan" dan menyiapkan selebrasi-selebrasi untuk kemenangan yang sudah di depan mata
sedangkan di Etihad Stadium, Fans City sudah terlihat kecewa karena sudah di menit 90, tapi skor masih 1-2 dengan kemenangan QPR
Dengan segala kemampuan yang tersisa, Man. City berusaha bangkit di 5 menit terakhir. Akhirnya, Edin Dzeko mencetak gol di menit 90+2. Semangat tim kembali naik.
Sementara di The Stadium Of Light, para fans MU kembali bergetar. Walaupun MU menang dalam pertandingan ini, mereka harus menunggu QPR memenangkan pertandingan agar bisa mendapatkan gelar pemenang Liga Inggris yang ke-20
Kembali ke Etihad Stadium. Pertandingan yang masih tersisa 1 menit lagi menjadi penentu Man. City, antara mencetak gol dan mengakhiri mimpi buruk selama 44 Tahun tidak memenangkan BPL, atau kembali memeberikan Trophy ke tim satu kotanya, Manchester United.
MU sudah merasa "diatas angin" karena dengan waktu 1 menit, Man. City mana mampu mencetak gol
Tapi, Waktu berkata lain, Dunia itu berputar, sama halnya dengan bola. Dan Man. City membuktikan itu. Dengan waktu yg tersisa beberapa detik lagi, Sergio Kun Aguero, Mencetak gol penentu kemenangan Manchester City di Liga Inggris
The Stadium Of Light. Fans MU yang tadinya sudah bergembira, tiba-tiba menjadi surut ketika Man. City berhasil mencetak gol di saat paling akhir dalam pertandingan
Peluit panjang berbunyi di Etihad Stadium, yang menyisakan kekalahan bagi QPR 3-2, sekaligus membawa Man. City menjadi juara BPL setelah 44 tahun tidak juara
![]() |
| Bisa menang Piala Oscar nih! Best Drama in Football |
Kejadian seperti ini pernah terjadi, tepatnya di tahun 1999 ketika Manchester United menghadapi Bayern Munich di Final Liga Champions
Saat itu, Bayern Munich sudah memimpin 1-0 atas Manchester United sampai pada menit 90
Tentu saja, Bayern Munich sudah di ambang kemenangan
Tapi saat itu Sir Alex Ferguson sudah memasukkan duo kartu AS nya, yaitu Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer
Di menit 90+1, Beckham menjadi penendang untuk corner kick. Bola telah ditendang, disundul oleh Sheringham. Tapi, bola masih bisa dibuang oleh Thorsten Fink.
Bola diterima oleh Ryan Giggs, dan langsung ditendang ke arah mulut gawang. Akan tetapi, bola malah mengarah ke Sheringham. Sheringham langsung menendang bola itu ke ujung bawah gawang dan GOL! kedudukan menjadi 1-1
Gol kedua terjadi di menit 90+3, dimana golnya juga bermula dari tendangan pojok. Bermula dari Beckham yang menendang ke arah Sheringham, dan Sheringham menyundulnya, bola mengarah ke Solskjaer. Bola pun dipantulkan ke arah atas gawang dan menjadi GOL.
Seperti 2 pertandingan di atas, mereka mengajarkan kita untuk tidak menyerah walaupun kita sudah terdesak. Karena dengan semangat, kita bisa melewati apapun dengan mudah
Man Jadda Wajada: Siapa yang bersungguh-sungguh, maka dapatlah ia
Salam Man Jadda Wajada
Syauka Syukra Jazila
Langganan:
Postingan (Atom)

